Home » 2013 » September

Monthly Archives: September 2013

STATUS PROSES PADA SISTEM OPERASI

Sistem operasi pada hakikatnya merupakan sarana untuk menghubungkan komputer dengan user, di dalamnya terdapat banyak sekali fitur-fitur yang disajikan diantaranya untuk menjalankan program-program atau aplikasi-aplikasi, seluruh aktivitasitu ialah sama, maka kita bisa menyebut seluruh program sebagai proses-proses.

Suatu proses adalah lebih dari kode program, dimana kadang kala dikenal sebagai bagian tulisan. Proses juga termasuk aktivitas yang sedang terjadi, sebagaimana digambarkan oleh nilai pada program counter dan isi dari daftar prosesor/ processor’s register. Suatu proses umumnya juga termasuk process stack, yang berisikan data temporer (seperti parameter metoda, address yang kembali, dan variabel lokal) dan sebuah data section, yang berisikan variabel global.

Keadaan proses

Sebagaimana proses bekerja, maka proses tersebut merubah state (keadaan statis/ asal). Status dari sebuah proses didefinisikan dalam bagian oleh aktivitas yang ada dari proses tersebut. Tiap proses bisa kita definisikan sebagai berikut:

  1. New                      : Proses sedang dikerjakan/ dibuat.
  2. Running               : Instruksi sedang dikerjakan.
  3. Waiting                 : Proses sedang menunggu sejumlah kejadian untuk terjadi (seperti sebuah penyelesaian I/O atau penerimaan sebuah tanda/ signal).
  4. Ready                   : Proses sedang menunggu untuk ditugaskan pada sebuah prosesor.
  5. Terminated        : Proses telah selsesai melaksanakan tugasnya/ mengeksekusi.

 

Istilah dari kata-kata di atas bisa saja bebeda-beda tergantung dari kita yang menginterpretasikannya, untuk menjelaskan poin-poin di atas kita bisa melihat gambar berikut

4-1

 

Di gambar di atas kita bisa melihat bagaimana suatu program ditangani baik itu ketika siap, berjalan menunggu dan dihancurkan atau terminasi.

Process Control Block

Proses kontrol block adalah proses yang dilakukan oleh sistem operasi untuk mempresentasikan tiap-tiap proses yang ada. Adapun proses-proses yang ada ialah Mutual Exclusion, deadlock, stravation, strategi preemtive, strategi non preemtive, multiprocessing system, dan multiprogramming.  Dalam menjalankan tugasnya proses banyak mengalami gangguan oleh karenanya ada fitur yang bernama PCB (Proses Control Block) untuk membantu dan memberikan dukungan kepada proses itu. Proses Control Block adalah bentuk informasi-informasi lain yang diperlukan sitem operasi untuk mengendalikan dan mengoordinasikan beragam proses aktif dalam suatu proses, berikut adalah sebuah gambar yang bisa sedikit mendeskripsikan Proses Control Blok

4-2

Sekilas penjelasan proses-proses dalam PCB :

  • Mutual Exclusion adalah jaminan bahwa hanya satu proses yang mengakses sumber daya pada suatu interval waktu tertentu.
  • Deadlock adalah proses tunggu dimana proses tersebut tidak pernah terjadi. Deadlock biasa juga disebut hang.
  • Stravation situasi dimana proses-proses menunggu secara tidak tentu dengan menggunakan semaphore. Semaphore adalah pendekatan dimana dua atau lebih dapat bekerjasama menggunakan penanda-penanda sederhana.
  • Strategi preemtive yaitu suatu strategi dimana proses yang sedang dieksekusi dapat diambil alih oleh proses lain.
  • Strategi Non Preemtive yaitu suatu strategi dimana proses sedang di eksekusi, maka proses tidak dapat dihentikan atau diambil alih oleh proses lain.
  • Multiprocessing system yaitu dapat menjalankan beberapa proses dalam waktu yang bersamaan.
  • Multiprogramming yaitu menjalankan suatu program dalam waktu yang bersamaan.

 

Dalam PCB juga terkandung informasi-informasi di dalamnya :

  • Pointer merupakan penunjuk yang dinamis dimana suatu peubah yang akan dialokasikan hanya pada saat diperlukan.
  • Status Proses Status new, ready, running, waiting, terminated, dan sebagainya .
  •  Program Counter. Suatu stack/tumpukan yang berisi alamat dari instruksi yangakan dieksekusi.
  • CPU register.
  • Informasi manajemen memori. Informasi ini dapat termasuk suatu informasisebagai nilai dari dasar dan batas register, tabel halaman, atau tabel segmentergantung pada sistem memori yang digunakan oleh sistem operasi.
  • Informasi pencatatan. Informasi ini termasuk jumlah dari CPU dan waktu yang dipakai, batas waktu, jumlah akun, jumlah proses, dan sebagainya.
  • Informasi status M/K. Informasi termasuk daftar dari perangkat M/K yang digunakan pada proses ini.

Pembentukan proses

Saat komputer berjalan, terdapat banyak proses yang berjalan secara bersamaan. Sebuah proses dibuat melalui system call create-process membentuk proses turunan (child process) yang dilakukan oleh proses induk parent process. Proses turunan tersebut juga mampu membuat proses baru sehingga kesemua proses-proses ini pada akhirnya membentuk pohon proses. Ketika sebuah proses dibuat maka proses tersebut dapat memperoleh sumber-daya seperti ”waktu CPU”, ”memori”, ”berkas” atau perangkat ”M/K”. Sumber daya ini dapat diperoleh langsung dari Sistem Operasi, dari Proses Induk yang membagi-bagikan sumber daya kepada setiap proses turunannnya, atau proses turunan dan proses induk berbagi sumber-daya yang diberikan Sistem Operasi. Ada dua kemungkinan bagaimana jalannya (running) proses induk dan turunan berjalan (running). Proses-proses tersebut berjalan secara konkuren atau proses induk menunggu sampai beberapa/seluruh proses turunannya selesai berjalan. Juga terdapat dua kemungkinan dalam pemberian ruang alamat (address space) proses yang baru.

Terminasi proses

Suatu proses diterminasi ketika proses tersebut telah selesai mengeksekusi perintah terakhir serta meminta sistem operasi untuk menghapus perintah tersebut dengan menggunakan system call exit. Pada saat itu, proses dapat mengembalikan data keluaran kepada proses induk-nya melalui system call wait. Semua sumber-daya yang digunakan oleh proses akan dialokasikan kembali oleh system operasi agar dapat dimanfaatkan oleh proses lain. Suatu proses juga dapat diterminasi dengan sengaja oleh proses lain melalui system call abort. Biasanya proses induk melakukan hal ini pada turunannya. Alasan terminasi tersebut seperti:

  1. Turunan melampaui penggunaan sumber-daya yang telah dialokasikan. Dalam keadaan ini, proses induk perlu mempunyai mekanisme untuk memeriksa status turunannya-nya.
  2. Task yang ditugaskan kepada turunan tidak lagi diperlukan.
  3.  Proses induk selesai, dan sistem operasi tidak mengizinkan proses turunan untuk tetap berjalan.

Jadi, semua proses turunan akan berakhir pula. Hal ini yang disebut cascading termination.

Referensi

Cara Menginstal UBUNTU 11.10

 

 

  1. Booting cd Ubuntu
    1
  2. Lalu, tekan tombol apa saja untuk pemilihan bahasa, dan tampilannya akan seperti ini
    2
  3. Setelah memilih bahasa, lalu akan keluar tampilan seperti di bawah ini, lalu pilih install Ubuntu
    3
  4. Lalu akan tampil “boot screen”, untuk menuju langkah selanjutnya
    4
  5. Lalu akan muncul tampilan untuk memilih bahasa yang akan digunakan di Ubuntu yang akan kita install
    5
  6. Setelah itu akan muncul tampilan seperti dibawah ini, apabila anda ingin mengaktifkan codec mp3, flash, dan media lainnya ceklis bagian yang bertanda merah muda yang tampak pada gambar dibawah ini
    6
  7. Lalu muncul pilihan untuk memilih pembagian partisi, apakah ingin otomatis atau manual, jika ingin otomatis pilih yang bagian atas, dan apabila ingin manual, pilih yang bagian bawah
    7
  8. Memulai pembagian partisi, akan muncul tampilan seperti ini
    8
  9. RAM dan space Harddisk yang tersedia adalah:
    Harddisk : 8 Gb
    Memory: 512 Mb
    lalu untuk file system saya set kurang lebih 7 Gb, lalu mengatur mount point dengan memilih /
    9
  10. karena RAM yang digunakan 512 jadi pada bagian swap saya set 1024 Mb(besar swap harus 2 kali besar RAM)
    10
  11. Setelah memilih partisi, akan muncul tampilan seperti ini, lalu klik install now
    11
  12. Selanjutnya mengatur lokasi Atau timezone
    12
  13. Lalu setelah itu, kita harus memilih keyboard layout
    13
  14. Lalu mengatur user name & password untuk melakukan proses login, setelah itu klik continue
    14
  15. Setelah itu akan muncul tampilan seperti ini, dan proses penginstallan sistem dimulai
    15
  16. Lalu tunggu sekitar 15 sampai 30 menit sampai proses instalasi selesai.
  17. Setelah selesai menginstal, akan muncul tampilan seperti ini, klik restart now untuk merestart Ubuntu
    16
  18. Setelah merestart, akan muncul tampilan seperti ini, masukan password anda dan tekan enter untuk login
    17
  19. Proses Instalasi Ubuntu telah selesai, selamat mencoba
    18

SDRAM dan DDRAM

SDRAM
SDRAM (synchronous dynamic random access memory) ialah random akses memori dinamik yang disinkronisasi bersama sistem bus. memiliki kecepatan dari 66 MHz hingga 133MHz. di masa awalnya memori ini dipasangkan dengan prosesor Intel Pentium PRO atau Intel Pentium MMX, lalu dipasangkan dengan prosesor Intel Pentium III dan memiliki kecepatan hingga 100 MHz. Memori ini mencapai kecepatan terbaiknya yaitu 133 MHz ketika ia dipasangkan dengan Intel PEntium 4 dan AMD Athlon.

sdram

Slot memori pada SDRAM berjumlah 168 pin, memori ini berbentuk Dual Inline Memory Modul (DIMM). SDRAM banyak digunakan di komputer pentium 3 dan hanya menghantarkan 1x data saja pada tiap clocknya. Tipe-tipe SDRAM : SDRAM 32, 64, 128, 256, 512MB PC100/133.
DDRAM
DDRAM merupakanmerupakan tipe ram yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari SDRAM. RAM jenis ini berbeda dengan RAM sebelumnya yang hanya bisa melakukan single clock cycle. DDRAM mampu menghantarkan data dua kali lebih cepat. DDRAM mempunyai beragam kecepatan. DDRAM memiliki beberapa generasi dari mulai DDR 1 (range kecepatan 100 – 200 MHz), lalu ada DDR 2 (100 – 266 MHz), dan DDR 3 (100 – 266 MHz). Masing-masing jenis RAM tersebut tidak saling kompatibel dan didesign dengan slot yang berbeda. Memori ini memiliki slot memori sebanyak 192 pin bentuknya sama dengan SDRAM yaitu berupa DIMM. DDR 3 ialah jenis DDRAM yang sampai saat ini masih kita sering gunakan pada komputer kita.

DDR-DDR2-DDR31

 

 

Tabel perbedaan dari kedua jenis memori dikutip dari : http://www.diffen.com/difference/DDR_vs_SDRAM

Captures

 

Referensi :

Karakteristik Prosesor Intel Pentium 4 dan Prosesor Intel Core i3

  • Intel Pentium 4

Prosesor intel pentium 4 adalah CPU yang memiliki satu inti (single-core) yang mempunyai mikroarsitektur generasi ke-7 yang biasa disebuy NetBurst. Arsitektur ini mengutamakan jalur instruksi yang sangat mendalam untuk mencapai clock-speed yang sangat tinggi. Intel mengklaim bahwa prosessor ini bisa mencapai kecepatan 10 GHz, namun prosesor ini juga masih memiliki beberapa masalah misalnya penyebaran panas yang belum baik.

 unduhan
(gambar 1)
Keuntungan dari mikroarsitektur NetBurst masih belum jelas, karena di satu sisi dengan kode aplkasi yang dioptimasi secara hati-hati intel Pentium 4 memang mengugguli prosesor intel pentium 3 tercepat (kecepatan clock 1,3 GHz ) seprti yang diperkirakan. Namun di sisi lain dalam x87 floating-point instructions intel pentium 4 bahkan berada dibelakang pendahulunya. Cacat yang sangat menonjol pada mikroarsitektur ini ialah saling berbagi jalur interkoneksi BUS yang searah. Terlebih lagi mikroarsitektur ini mengkonsumsi lebih banyak energi dan memancarkan lebih banyak panas daripada mikroarsitektur intel atau amd sebelumnya. Netburst bahkan tidak mencapai target kecepatan-clock 10 GHz karena ia hanya mampu mencapai kecepatan-clock 3.8 GHz.

  • Intel core i3

Prosesor Intel Core i3 generasi prosesor terbaru yang dikeluarkan oleh intel setelah sebelumnya mengeluarkan prosesor berlabel “core 2”. Pertama kali diluncurkan pada 7 januari 2010. core i3 pertama yang diluncurkan berbasis mikroarsitektur Nehalem, dengan GPU ( graphic processing unit) yang sudah terintegrasi dan memiliki 2 inti. Mikroarsitektur Nehalem dirilis sekitar November tahun 2008 bersamaan dengan diperkenalkannya skema penamaan inti prosesor terbaru oleh intel yaitu core i3, core i5, dan core i7. Namun nama-nama tadi tidak sesuai dengan jumlah inti yang tersedia pada masing-masing prosesor.

images
(gambar 2)
Merek prosesor kini terbagi menjadi tiga bagian yaitu Core i3( tingkat rendah), Core i5( tingkat menengah), dan Core i7(kinerja tingkat tinggi). Fitur umum dari mikroarsitektur Nehalem ini mencakup pengendali memori DDR3 yang terintegrasi serta QuickPath Interconnect atau PCI express dan tampilan media langsung (Direct Media Interface) pada prosesor yang menggantikan quad-pumped Front Side Bus yang telah usang di inti prosesor sebelumnya. Semua prosesor pada mikroarsitektur ini memiliki 256 KB cache L2 per inti, dan hingga 12 MB cache pada L3. Kerena memiliki interkoneksi input/output yang baru, chipset dan mainboard dari generasi sebelumnya tak bisa dipakai oleh prosessor berbasis Nehalem.
Pada awal tahun 2011 sebuah mikroarsitektur baru diperkenalkan oleh intel, ia adalah Sandy Bridge Microarchitecture. Namun tanpa menghilangkan produk-produk yang berbasis Nehalem seperi i3, i5, dan i7. Set awal dari prosesor Sandy Bridge ini memiliki varian dual-core dan cuad-core yang semuanya menggunakan sebuah inti dengan ukuran 32 nm untuk kedua CPU dan GPU yang telah terintegrasi, tidak seperti mikroarsitektur sebelumnya. Semua inti dari i3, i5, dan i7 dengan mikroarsitektur Sandy Bridge memiliki 4 digit nomor model.

 

 

  • Keunggulan Prosesor Core i3-2100 :
  1. Lebih banyak inti prosesor untuk membantu menangani beberapa thread atau program simultan.
  2. Teknologi Hyper-threading yang menggandakan jumlah threads yang bisa dieksekusi oleh CPU secara bersamaan.
  3. Frekuensi operasi dari core i3 lebih tinggi dari frekuensi operasi pentium 4 yaitu sebesar 2 GHz.
  4. Execute disable bit technology dapat membantu melindungi dari beberapa jenis virus komputer. Fitur ini tak bisa berjalan dengan baik pada beberapa sistem operasi terdahulu seperti windows 2000, MAC OS 9, dan lainnya.
  5. Chip ini bisa menjalankan sistem operasi dan aplikasi 64-bit.
  6. Intel core i3 menyediakan akselerasi hardware program virtual.
  7. Mikroprosesor ini memiliki instruksi-instruksi dari SSE3, SSSE3, SSE4.1, SSE4.2
  8. CPU ini mendukung instruksi AVX, meskipun belum digunakan pada aplikasi saat itu, namun instruksi AVX harusnya bisa berguna di masa mendatang.
  9. Memiliki GPU HD 2000 yang bisa digunakan untuk permainan dan aplikasi 3 dimensi.
  • Keunggulan Intel Pentium 4 2 GHz
  1. Mikroprosesornya memiliki keefisienan 16 % lebih baik dibanding intel core i3-2100.

Perbandingan Spesifikasi antara Core i3-2100 dan Pentium 4 2 GHz

Grafik di bawah ini ialah perbandingan karakteristik terpenting dari dua buah prosesor yang sedang diamati.

 Capture

Referensi

  • http://www.cpu-world.com/Compare/563/Intel_Core_i3_i3-2100_vs_Intel_Pentium_4_2_GHz_(RK80532PC041512).html
  • http://en.wikipedia.org/wiki/Pentium_4
  • http://en.wikipedia.org/wiki/Intel_Core http://www.intel.co.id/content/www/id/id/processors/core/core-i3-processor.html
  • http://www.sharkyextreme.com/hardware/cpu/article.php/2226901/Intel-Pentium-432-GHz-Review.htm (gambar 1)
  • http://uk.hardware.info/productinfo/115243/intel-core-i3-2100 (gambar 2)

Hello world!

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!